Minggu, 15 September 2013

Banana Muffin (1y+) #30hariberbagiresep Day 15


Akhirnya setelah beberapa hari telat terus posting resep buat #30hariberbagiresepnya, hari ini on time! J Resep banana muffin sebenarnya udah dipost lebih dulu oleh mak diah didi untuk #30hariberbagiresep. Tapi, karena aku penasaran pengen nyoba bikin muffin, dan pas banget ada 2 buah pisang yang udah mateng banget, jadi aku bikin banana muffin deh. Resepnya aku ambil dari resepnya mbak endang justtryandtaste, karena resepnya udah aku bookmarked sejak lama, tapi baru kesampaian bikin sekarang. 
Tadinya takut muffin ga bisa mekar bagus, tapi ternyata bisa jadi bagus. Karena aku ga punya loyang muffin, aku pakai cup kertas yang tebal dan besar (ga tau namanya), langsung ditaruh di atas loyang lebar. Dari 2/3 resepnya mbak endang yang aku bikin jadi 2 cup besar dan 1 cup kecil (pakai cetakan kue lumpur yang satuan :D). Rasanya uenak dan rafa doyan. Padahal beberapa waktu terakhir ini, rafa lagi ogah maem pisang selain digoreng. 


Banana muffin ini bisa buat sarapan, bisa juga buat cemilan (terlalu berat kalo menurutku). Tapi ini banyak pakai tepung terigu ya.. pengen deh experimen pakai tepung gluten free, tapi belum ada nyali lagi (sebelumnya gagal :(). Kalau dikonsumsinya jarang-jarang ga masalah sih. Jadi tinggal managemen jadwal menu aja kali ya. Udah deh kepanjangan prolognya, langsung masuk resepnya ya mommy :)



Banana Muffin (1y+)
Resep diadaptasikan dari justtryandtaste
Yang aku tulis ini 1 resep ya, untuk 18 buah muffin, garis tengah 5 cm

Bahan:
- 190 gram tepung terigu serba guna
- 1/2 sendok teh baking soda (bisa skip jika tidak suka rasa baking soda dan takaran untuk baking powder ditambahkan 1/2 sendok teh)
- 1 1/2 sendok teh baking powder double acting dan pastikan fresh --> aku pakai baking powder biasa
- 1/2 sendok teh garam halus --> aku skip
- 3 buah pisang yang benar-benar matang --> aku pakai pisang yang mirip bentuknya sama pisang ambon, tapi lebih pendek (ga tau namanya)
- 150 gram gula pasir --> aku kurangi cuma 2/3-nya
- 1 butir telur ayam
- 75 gram mentega/margarine, cairkan--> aku pakai minyak goreng *sunco
- 1/2 sendok teh kayu manis bubuk

Cara membuat:
Siapkan oven, set di suhu 190'C --> karena pakai oven tangkring aku panaskan dengan api besar, lapisi loyang muffin dengan mentega dan tepung atau jika menggunakan kertas cup maka masukkan kertas cup ke dalam cetakan muffin atau cetakan kue mangkuk. Sisihkan --> aku pakai cup tebal dan langsung diletakkan di atas loyang besar dan datar
Haluskan pisang hingga menjadi adonan yang benar-benar smooth --> aku pakai garpu aja
Siapkan mangkuk, ayak tepung terigu, baking soda, baking powder, garam dan kayu manis bubuk. Sisihkan.
Cairkan mentega, biarkan agak mendingin --> aku pakai minyak goreng *sunco
Dalam mangkuk terpisah, kocok lepas telur dengan menggunakan garpu atau kawat pengocok telur. Kocok sebentar saja. Masukkan gula pasir, pisang halus dan mentega cair minyak goreng, kocok hingga tercampur rata.
Masukkan tepung terigu ke dalam larutan pisang & telur, aduk pelan hanya agar tercampur dan menjadi adonan basah saja. Jangan terlalu lama mengaduk, jika masih ada tepung yang menggumpal, biarkan. Saat muffin dipanggang adonan akan bantat.
Masukkan muffin ke dalam cetakan atau kertas cup, tinggi adonan 3/4 cetakan saja. Muffin akan mengembang saat di panggang. Jika adonan terlampau penuh hingga ke mulut cetakan maka ketika mengembang akan meluber ke luar,  muffin menjadi terlihat kurang cantik.
Panggang selama 20 - 25 menit, atau jika kita tusuk bagian tengah kue tidak ada adonan yang menempel di lidi. Keluarkan dari oven.  Muffin siap dihidangkan atau simpan dalam freezer menggunakan wadah kedap udara. Muffin tahan hingga 2 minggu. Hangatkan di microwave atau oven jika akan disantap.

Tips agar kertas cup terlihat bersih, gunakan 2 lapis kertas. Ketika kue matang, kelupas dan buang kertas cup terluar --> ini yang aku ga baca, jadinya kertasnya berminyak banget, pas mau difoto, didobel deh pake kertas baru :D
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...