Selasa, 17 September 2013

Singkong ala Thai (1y+) #30hariberbagiresep Day 17

Semakin ke sini semakin kacau nih berbagi resepnya, ga bisa tiap hari ngepostnya. Ketiduran mulu kalo habis nidurin bocah :(. Padahal resepnya udah ngantri buat dimasukin ke blog. Harus nyari cara nih biar konsisten.
Udah deh curhatnya, langsung bercerita tentang si singkong ini aja ya. Ceritanya kemarin waktu di pasar beli singkong 1 tumpuk (di sini modelnya ditumpuk doank) harganya 10 ribu rupiah. Dapetnya lumayan banyak. Kenapa beli singkong? Berawal dari rafa yang menghabisnya separuh piring singkong yang dikasih sama ibu pemilik kontrakanku. Singkong kalau di sini disebutnya "kasbi". Nah, orang-orang maluku utara terbiasa makan singkong ini sebagai sumber karbohidrat. Keren lho diversifikasi pangan di sini. Mulai dari singkong, pisang, ubi, sagu, mereka jadinkan makanan pokok. Jadi ga melulu bergantung sama nasi. Singkongnya dimasak pakai santan sampai empuk, setelah empuk masih dikasih santal kental lagi. Hadu duuuu.. bayangin lemaknya ga kuat deh. Makanya aku langsung cari-cari resep yang bisa dijadikan alternatif untuk mengolah singkong ini. Nyangkutnya di blog mbak endang JTT. Tertarik karena resepnya ada "ala Thai"nya. Wah apa bedanya ya? Aku emank suka banget sama resep-resepnya mbak endang. Langsung aku eksekusi nih resep, soalnya menggiurkan fotonya. Mau nyobain juga? Ini nih resepnya..

Resep diadaptasi dari blog justtryandtaste

Untuk 4 porsi 
Bahan:
- 800 gram singkong, potong-potong sepanjang 5 cm, belah dua, buang serat tengahnya.
- 1 1/2 liter air
- 2 lembar daun pandan, potong sepanjang 5 cm
- 1/2 sendok teh garam
- 200 gram gula pasir --> aku cuma pakai separuhnya, biar ga terlalu manis, sekalian mengurangi gula ya :)
- 1 sendok teh vanili ekstrak --> aku skip
Bahan saus:
- 500 ml santan kental dari 1 butir kelapa
- 1 sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan, potong sepanjang 5 cm
- 1 sendok makan tepung maizena larutkan dengan 3 sendok makan santan 

Cara membuat:
Siapkan panci, masukkan air, rebus hingga air mendidih. Masukkan singkong dan daun pandan,  rebus hingga singkong benar-benar empuk, berwarna hampir transparan dan air menyusut. Tambahkan gula pasir, vanila ekstrak dan garam. Rebus hingga gula larut. 
Jika air yang digunakan untuk merebus habis sementara singkong belum empuk benar, tambahkan air panas secukupnya dan lanjutkan merebus hingga air hampir habis namun singkong masih terlihat basah. Angkat dan sisihkan. 

Membuat vla santan
Siapkan panci kecil, masukkan santan, garam, daun pandan dan larutan tepung maizena. Rebus dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga santan mulai mengeluarkan letupan-letupan kecil dan mengental. Lanjutkan merebus selama 2 menit, aduk-aduk agar santan tidak pecah dan angkat.  


Penyajiannya, siapkan wadah, tata singkong di atasnya dan siram dengan vla santan. Uenak banget lhoooo... manis dan gurih :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...