Minggu, 08 September 2013

Salad Pasta Tuna Sayuran, Simple and Healthy (8 mos+) #30hariberbagiresep Day 8

 
Untuk #30hariberbagiresep day 8 kali ini, mau share resepnya rafa nih. Pas banget buat sarapan. Bikinnya simple banget, dan pastinya sehat. Bisa buat dewasa juga lho :). Rafa suka banget sama semua jenis pasta, kalau makaroni seringnya dibikin skotel yang aku udah pernah post resepnya di sini atau mac n cheese. Pas buka buku pintar menu balita 30 harinya pak wied harry, ada resep salad pasta. Kayanya enak nih, langsung aku coba deh. Sebenarnya, untuk konsumsi bahan makanan yang mengandung gluten sendiri aku batasi maks 3 hari sekali, karena tubuh memerlukan waktu 3x24 jam untuk mencerna gluten. Jadi lebih baik pilih makaroni yang berasal dari tepung beras/jagung. Tapi, karena di sini ga ada pasta dari tepung beras, jadi aku pakai pasta dari terigu hanya saja konsumsinya dibatasi.

Salad Pasta Tuna Sayuran (8 mos+)
diadaptasikan dari resep salad pasta di buku pintar menu balita 30 harinya pak wied harry

Untuk 2 porsi
Bahan:
- 100 gr pasta mini (makaroni/kerang/spiral), kalau ada pilih yang dari tepung beras, rebus hingga lunak, tiriskan --> aku pakai makaroni spiral dari honig
- 2 sdm minyak goreng --> aku pakai extra light olive oil merk Bertolli
- 50 gr bawang bombay, cincang halus
- 50 gr daging ikan apa aja, potong dadu 1 cm --> aku pakai tuna
- 1 sdt tepung terigu --> aku ganti tepung maizena
- 6 sdm susu cair
- 50 gr brokoli --> bisa diganti sayuran apa aja yang ada di kulkas, kemarin aku pakai kembang kol cincang sama wortel diparut
- 3 sdm keju cheddar serut
- 1 sdt daun seledri, cincang
- 1 butir telur ayam rebus, potong dadu --> ini tambahan aku sendiri, kalau yang alergi ga usah pakai aja

Cara Membuat:
- Tumis bawang bombay hingga harum, masukkan ikan, masak hingga berubah warna. Masukkan tepung maizena, aduk cepat hingga rata, tuang susu, aduk rata.
- Setelah mendidih, masukkan pasta, telur, sayuran, dan keju serut. Aduk hingga rata, angkat. Sajikan hangat dengan taburan daun seledri.

Note: untuk ukuran cincangan disesuaikan dengan ketrampilan bayi ya mommy,, kalau masih belum pintar mengunyah, cincang yang halus. Kalau udah pintar ya cincangnya kasar aja.
Si bos lagi menikmati sarapannya, udah disiapoin sendok tapi pilih pakai tangan :)

Simple banget kan,,selamat mencoba :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...