Selasa, 13 Agustus 2013

Pizza Tuna (Lezat, Lembut, Tanpa Diuleni, dan Tanpa Oven)


Tersentil dari comment buat pizza yang pernah aku post sebelumnya (pizzaku dibilang kayak telur dadar T_T) akhirnya aku mencari resep yang lebih oke buat dieksekusi. Selama ini taunya adonan pizza itu ya yang harus diuleni pakai tenaga dalam #eh bukan, tapi tenaga LG (lengan gede), kayak nyuci baju pakai tangan, dan pokoknya yang bikin capek. Seneng banget deh ketemu resep yang cocok buat kita2 yang malas menguleni (sayang lengan kalo jadi (tambah) gede). Resepnya dapet dari blognya mbak endang. Pertama dicoba langsung jatuh cinta sama resep ini. Gampiiiiillll...
Ini nih resepnya:

Bahan adonan  pizza:
- 150 ml air hangat

- 2 sendok makan minyak zaitun atau minyak sayur biasa

- 1 sendok teh ragi instan, pastikan fresh dan cek masa kedaluarsanya (misal Fermipan)

- 1/2 sendok teh garam

- 180 gram tepung terigu serba guna atau protein tinggi (misal Segitiga Biru atau Cakra Kembar)

Saus:  
- 3 sendok makan saus spaghetti botolan siap pakai (aku ga pakai)
- seujung kuku mixed herbs (Italian seasoning) --> aku pakai 1 sdt oregano  
- 1 sendok teh gula pasir  
- 1 sendok makan saus sambal botolan ekstra pedas (optional)  
- 1 sendok makan saus tomat botolan



Topping:

- 1/2 buah bawang bombay ukuran sedang, iris setipis mungkin

- 100 gr fillet ikan tuna, cincang 

- 2 sendok makan keju cheddar parut (aku pakai Kraft)

- 3 sendok makan keju mudah meleleh (contoh mozzarella cheese) --> aku ga pakai, lagi kehabisan

- 2 sendok makan keju Parmesan (optional)

Cara Membuat:
1. Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu dan garam, aduk rata dengan spatula. Masukkan semua bahan adonan pizza lainnya,  aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menjadi adonan yang kasar, lembek dan agak basah.
2. Tutup mangkuk dengan kain, biarkan di suhu ruang selama 1 jam hingga mengembang (di resep asli ini jd 1x panggang, karena aku pakai frying pan, 1 adonan aku bagi 2 biar nanti matang). Masukkan adonan ke kulkas dan biarkan 1-2  jam lagi dalam posisi tertutup kain. Adonan boleh didiamkan di kulkas maksimal hingga 7 jam. Semakin lama adonan diisitirahatkan maka roti akan terasa semakin sedap (kemarin aku masukin kulkas 2 jam rasanya usah sedap bgt)

3. Selama adonan diistirahatkan kita akan mempersiapkan bahan-bahan lainnya.  
4. Siapkan wajan, beri kira-kira 1 sdm minyak. Tumis ikan tuna sampai berubah warna. Sisihkan. 
5. Siapkan mangkuk ukuran sedang, masukkan semua bahan saus. Aduk rata.  

Menata pizza:
1. Panaskan oven di suhu 200'C. Siapkan loyang, saya menggunakan loyang besi bulat diameter + 30 cm. Anda bisa menggunakan loyang lainnya yang ada di rumah dan bentuknya juga tidak harus bulat ya.
(aku pakai frying pan)
2. Keluarkan adonan pizza dari kulkas, letakkan di atas loyang frying pan. Menggunakan ujung-ujung jari tekan-tekan adonan hingga melebar dan memenuhi loyang. Usahakan setiap permukaan adonan memiliki ketebalan yang sama. Adonan lembek, tidak lengket dan mudah diatur. 
3. Olesi permukaan adonan dengan saus, gunakan kuas untuk mempermudah pekerjaan anda. Jika tidak ada bisa menggunakan ujung spatula plastik. Tambahkan tuna dan bawang bombay secara merata. Taburi dengan keju cheddar, keju mudah meleleh dan keju Parmesan (aku ga pakai).  
4. Panggang pizza dengan api kecil selama 20 menit dengan frying pan bertutup atau hingga roti terlihat mulai kecoklatan dan kering permukaannya. Keluarkan dan potong-potong selagi hangat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...