Senin, 05 Agustus 2013

Skotel Kukus Makaroni Ayam Wortel (8mos+)

Akhir-akhir ini rafa susah banget makan. Udah dimasakin ini itu, ujung2nya cuma icip-icip, paling masuk 1-2 suap doank. Niat hati pengen banget mengurangi konsumsi bahan makanan yang mengandung gluten, tapi kalo rafa terus-terusan ga makan, kasihan juga. Akhirnya keluar deh jurus pamungkasnya, makanan favorit yang nggak pernah ditolak, pasti habis dan minta nambah "macaroni schotel". Biar lebih sehat dan bergizi, dicampur sama sayuran. Hmmmm, lidah anak saya ini pinter pilih makanan. Oke deh, langsung meluncur ke resepnya


Skotel Kukus Makaroni Ayam Wortel
chuz's kitchen

Bahan:
- 100 gr makaroni (kalau ada yang dari tepung beras lebih baik, tapi karena nggak punya ya seadanya)
- 500 cc air +1 sdm minyak sayur untuk merebus makaroni
- 100 gr fillet dada ayam, cincang halus, lumuri perasan air jeruk nipis, sisihkan
- 100 gr wortel, parut dengan parutan keju (bisa diganti sayuran lain yang ada di kulkas ^.*)
- 1 tangkai daun bawang, iris tipis
- 1/2 siung bawang bombay, cincang halus
- 1 siung bawang putih, cincang halus
- 100 ml susu UHT plain
- 2 butir kuning telur (kalau nggak alergi bisa pakai putih telurnya juga)
- 1 sdm tepung maizena
- 3 sdm keju parut, 2 sdm utk campuran, 1 sdm utk taburan (saya pake prochiz)
- 1 sdt ELOO (extra light olive oil) utk menumis
- 1 sdt lada (optional)
- 1/2 sdt oregano (optional)

Cara membuat:
1. Rebus makaroni dalam air mendidih sampai 'al dente' (tipsnya kalau air udah mendidih, kecilkan api, masukkan makaroni). Angkat dan tiriskan.
2. Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum, masukkan ayam, masak sampai berubah warna. masukkan sayuran. Tambahkan maizena, aduk cepat.
3. Tambahkan susu, lada, dan oregano. Masak sampai bumbu meresap. Masukkan makaroni, aduk hingga rata.
4. Kocok lepas telur.
5. Campurkan dalam wadah campuran makaroni, talur kocok, dan keju parut.
6. Tuang dalam alumunium foil/ ramekin/ pinggan tahan panas. Taburi keju parut.
7. Kukus dalam dandang berisi air mendidih sekitar 20' (agar air dari tutup panci tidak menetes, tutup wadah dengan alu foil atau bungkus tutup panci dengan kain)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...